Hakikat dan Makna Aqiqah Bagi yang Melaksanakannya

Hakikat dan Makna Aqiqah Bagi yang Melaksanakannya – Setiap ibadah yang ada ketentuannya dalam Islam dan disyariatkan oleh Allah SWT, tentu saja menyediakan Manfaat dan Hikmah bagi umat manusia. Bahkan di puncak langit dan bumi yang paling kecil pun ada. Begitu juga dengan anjuran dalam menyambut kelahiran anak.

aqiqah
aqiqah

Baca juga artikel lain di:  http://gianmiftah.blog.institutpendidikan.ac.id/

Dalam ibadah aqiqah terkandung bukan tarbiyah (pendidikan), yaitu mendidik ketakwaan anak agar menjadi orang dekat (taqarrub) bagi Allah serta menghilangkan sifat-sifat yang kurang baik pada diri anak. Hal ini karena manusia pada umumnya juga memiliki sifat-sifat hewaniah yang harus dihilangkan dengan norma etika agama.

Di samping itu menyembelih hewan dalam menyambut kelahiran anak juga bertujuan untuk mendidik anak menjadi hamba yang dekat dengan Allah SWT sama seperti tindakan berkurban. Perbedaannya dengan qurab  atau kurban di hari Idul Adha terletak pada syariatnya. Kurban pada bulan Dzulhijjah disyariatkan sehubungan dengan peristiwa haji bagi yang mampu serta memiliki kehendak yang sama dengan prosesi haji.

Sedangkan aqiqah adalah kurban hewan untuk diri pribadi sebagai penebusan terhadap jiwa anak yang baru saja lahir. Adapun tujuan dan manfaatnya adalah merupakan bentuk rasa syukur atas anugerah yang diberikan Allah kepada seorang muslim dengan kehadiran buah hati dalam keluarganya. Dasar hukum pelaksanaannya adalah sunnah muakkad bagi orang tua sang bayi.

Aqiqah diartikan memutus atau melubangi. Sedangkan secara istilah adalah sembelihan untuk anak yang baru lahir sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT dengan niat dan syarat-syarat tertentu. Sebagian ulama menyebutnya dengan nasikah atau dzabihah (sembelihan).

Menurut Syekh Abdullah Nashih Ulwan dalam kitabnya yang berjudul Tarbiyatul Aulad Fil Islam, penyembelihan hewan dalam menyambut kelahiran anak memiliki beberapa hikmah. Pertama, dapat menghidupkan sunah Nabi Muhammad SAW dalam meneladani kepribadian Nabi Ibrahim AS, tatkala Allah SWT menebus putra Ibrahim yang tercinta Ismail AS.

Kedua, setiap anak itu tergadai dengan aqiqah. Sehingga, anak yang telah ditunaikan penyembelihan hewan atas namanya maka lebih terlindung dari gangguan setan yang sering mengganggu anak-anak. Hal inilah yang dimaksud oleh Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah lepasnya anak dari setan setelah  penyembelihan hewan tersebut.

Ketiga dapat memberi syafaat untuk orang tuanya. Keempat, sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT sekaligus wujud rasa syukur atas karunia yang telah dianugerahkan Allah SWT dengan lahirnya sang anak. Kelima, sebagai sarana menampakkan rasa gembira dalam melaksanakan syariat Islam dan juga bertambahnya keturunan mukmin yang nantinya akan memperbanyak umat Rasulullah SAW pada hari kiamat.

Keenam, dapat memperkuat ukhuwah (persaudaraan) di antara masyarakat. Ketujuh, merupakan sarana dalam merealisasikan prinsip-prinsip keadilan sosial dan upaya menghapuskan kemiskinan di dalam masyarakat misalnya, dengan adanya daging yang dikirim kepada fakir miskin.

Aqiqah yang dianjurkan untuk anak laki-laki adalah 2 ekor kambing atau domba. Sedangkan untuk anak perempuan cukup hanya 1 ekor kambing atau domba. Waktu penyembelihan hewan jika memungkinkan dilangsungkan pada hari ketujuh kelahiran anak. Jika tidak, maka boleh pada hari ke-14. Dan apabila masih tidak memungkinkan juga, beberapa ulama berpendapat maka pada hari ke-21 dari hari kelahirannya. Jika ternyata masih tidak memungkinkan lagi maka boleh pada kapan saja.

Rangkaian selanjutnya adalah memberi anak nama, mencukur rambutnya, lalu bersedekah seberat timbangan rambutnya. Seperti persyaratan kambing sama dengan persyaratan hewan qurban (kurban) seperti sempurna persetujuan 1 (satu) tahun dan masuk umur (dua) tahun dan tidak boleh ada anggota badan hewan yang cacat.

Itulah penjelasan tentang hakikat aqiqah dan Manfaat bagi yang dibahas. Segala sesuatu yang ditentukan dalam Islam sejatinya selalu bermanfaat bagi manusia.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*